ANALISIS FAKTOR RESIKO ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG JAYA BETUNG KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2021
Keywords:
ISPA, Faktor Risiko, Jenis Kelamin, Kebiasaan Memasak,Kebiasaan Merokok,Kelembaban,pencahayaan rumahAbstract
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan anak balita di negara berkembang. Sebagian besar penelitian di negara berkembang menunjukkan bahwa 20 – 35% kematian anak dan balita disebabkan oleh ISPA. Diperkirakan bahwa 2 – 5 juta bayi dan anak balita di berbagai Negara setiap tahun meninggal karena ISPA, dua per tiga terjadi pada kelompok usia bayi, terutama bayi usia dua bulan pertama sejak kelahiran. Tujuan Penelitian: Menganalisa hubungan Jenis kelamin, Kelembaban, Kebiasaan memasak, Pencahayaan rumah dan kebiasaan merokok dalam rumah dengan analisis faktor resiko kejadian ISPA pada Balita. Metode: Desain Penelitian dengan pedekatan kuantitatif cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang memiliki anak yang berobat kepuskesmas X. Analisa data univariat, dan bivariat didapatkan responden mengalami ISPA yaitu 50 responden (71.8%),48 responden (67.6%) dengan kelembaban yang tidak memenuhi syarat, 50 responden (70.4%) Kebiasaan Memasak, 67 responden (94.4%) anggota keluarga merokok, 38 responden (53.5%) kelembaban tidak memenuhi syarat. Ada hubungan yang bermakna antara Kebiasaan memasak dengan kejadian ISPA didapatkan pValue=0.000 < dari nilai α=0.05, OR=9.182. Ada Hubungan bermakna antara Keadaan kelembaban dengan kejadian ISPA didapatkan pValue=0.002 < dari nilai α=0.05, OR=7.711. Ada Hubungan bermakna antara Anggota Keluarga Merokok dengan kejadian ISPA didapatkan pValue=0.032 < dari nilai α=0.05. Tidak Ada Hubungan bermakna antara Kelembaban Udara dengan kejadian ISPA didapatkan pValue=0.876 > dari nilai α=0.05
References
Ariano, A., Retno Bashirah, A., Lorenza, D., Nabillah, M., Noor Apriliana, S., & Ernawati, K. (2019). Hubungan Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di The Correlation Between Environmental Factors and Behavior to the incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) in in Talok Village, Kresek District. Jurnal Kedokteran Yarsi, 27(2), 76–083. https://academicjournal.yarsi.ac.id/index.php/jky/article/view/1119/686
Astari, A. S., Nerawati, A. D., & Al Jauhari, S. (2017). Hubungan Antara Faktor Risiko Terjadinya Ispa Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Kawasan Industri Kabupaten Gresik Tahun 2017. Gema Lingkungan Kesehatan, 15(3), 35–42. https://doi.org/10.36568/kesling.v15i3.694
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2002, Pedoman Pemberantasan Infeksi saluran Pernafasan Akut untuk Penanggulangan Pneumonia pada Balita,dirjen PPM dan LPP, Depkes RI, Jakarta Fusvita, A., & Umar, A. (2016). Identifikasi Bakteri Pernafasan Penyebab Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) Pada Usia Balita di Rumah Sakit Bahteramas. Jurnal Analis Kesehatan Kendari, 1(1), 40–46.
Dharmage, 1996, Risk Factors of Acute Lower Tract Infection in Children Under Five Years Age, Medical Public Health
Mardiah, W., Mediawati, A. S., & Setyorini, D. (2017). Pencegahan Penularan Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan Perawatannya Pada Balita Di Rumah Di Kabupaten Panggandaran. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat ISSN 1410 - 5675, 6(3), 258–261. http://jurnal.unpad.ac.id/dharmakarya/article/view/14853
Suhandayani, I. (2017). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA pada Balita Di Puskesmas Pati I Kabupaten Pati Tahun 2017. 1–90. https://lib.unnes.ac.id/1201/1/2704.pdf
Syahidi, M. H., Gayatri, D., & Bantas, K. (2016). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Anak Berumur 12-59 Bulan di Puskesmas Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Tahun 2013. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 1(1), 23–27. https://doi.org/10.7454/epidkes.v1i1.1313
Syam, D. M., & Ronny, R. (2016). Suhu, Kelembaban Dan Pencahayaan Sebagai Faktor Risiko Kejadian Penyakit ISPA Pada Balita di Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 2(3), 133–139.
Veridiana, N. N., Octaviani, O., & Nurjana, M. A. (2021). Faktor Internal dan Eksternal Kejadian Pneumonia pada Anak Bawah Dua Tahun di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 49(3), 145–154. https://doi.org/10.22435/bpk.v49i3.4802

