PENGGUNAAN KOMPRES AIR HANGAT UNTUK MENGATASI NYERI AKUT PADA TN "J" DENGAN FRAKTUR HUMERUS PASCA OPERASI

Authors

  • Firmansyah Akper Mappaoudang Makassar
  • Lisda Anggraeni Akper Mappaoudang Makassar

Keywords:

Nyeri akut, Kompres Air Hangat, Fraktur Humerus

Abstract

Latar Belakang: Fraktur humerus adalah cedera yang terjadi pada tulang humerus akibat benturan keras yang menyebabkan trauma langsung atau tidak langsung. Menurut WHO 2022, fraktur humerus meningkat menjadi 21 juta orang, dengan angka prevelensi 3,8%. Menurut Riskesdas 2022, kasus fraktur humerus di Indonesia sendiri mencapai prevelensi sebesar 5,5% provinsi dengan kasus tertinggi adalah Sulawesi Selatan 12,8%. Menurut data BPS Sul-Sel 2022, dari total jenis kasus fraktur, tercatat kota Makassar 4,3%. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Bhayangkara Makassar 2025 tercatat keseluruhan jumlah pasien yang mengalami fraktur humerus sebanyak 3.399 (0,96%) jiwa yang terdiri dari rawat inap 325 kasus (9,56%) dan untuk rawat jalan sebanyak 3.074 kasus (90,44%). Tujuan: Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan kompres air hangat untuk mengatasi nyeri akut pada Tn. “J” dengan post op fraktur humerus di ruangan manyar rumah sakit bhayangkara makassar. Metode Penelitia: Metode pada penelitian ini menggunakan 4 metode yang efektif untuk mengumpulkan data yaitu metode Wawancara, Observasi, Pemeriksaan Fisik & Dokumentasi. Hasil evaluasi Selama 3 hari didapatkan masalah keperawatan Pasien mengaku mulai tidur dengan nyaman, tampak lebih tenang, sesekali meringis, pasien mengatakan nyeri memberat saat bergerak, nyeri lengan kanan seperti tertusuk-tusuk dirasakan hilang timbul dengan intensitas nyeri dari skala 6 pada hari pertama menjadi skala nyeri 3 di hari ketiga.. Kesimpulan: Setelah dilakukan penerapan kompres air hangat, masalah nyeri akut mengalami penurunan yang cukup signifikan pada Tn. “J”, pada hari terakhir penelitian ditemukan keluhan nyeri yang menurun menjadi skala 3, klien tampak lebih tenang dan mengatakan mulai tidur dengan nyaman

References

. Sari, N.K.D.D., Asmara, A.A.G.Y. (2020). Artikel Gambaran prevalensi fraktur humerus di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Bali, Indonesia periode tahun 2015-2016. Intisari Sains Medis 11.

Azwar (2020). Terapi Non Farmakologi Pada Fraktur. Pustaka Taman Ilmu E- ISBN : 978-623-6998-30-4

WHO. (2022), Musculoskeletal Conditions. Retrieved from.

Riskesdas (2022), Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. Tahun 2022. Jakarta : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia .

BPS Provinsi Sulawesi Selatan. (2022), Angka Kejadian Fraktur Humerus di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022. Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan.

Dinkes (2022), Profil Kesehatan Kota Makassar Tahun 2022.

Rumah Sakit Bhayangkarea Makassar. (2024). Rekam Medik.

Suryani, M. dan Soesanto, E. (2020). “Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Fraktur Tertutup dengan Pemberian Terapi Kompres Dingin” Ners Muda, 1(3), hal.172–177.doi: https://doi.org.10.26714/nm.v1i3.6304.

Junita Sari Nanda .( 2022). Karakteristik Fraktur Suprakondiler Humerus Pada Anak-Anak. Medika Udayana, Vol. 12 no.2 Februari 2023.

Rizky Eka dkk, (2023). Manajemen Keperawatan dan Kesehatan (MKK). E- ISSN : 2963-9042.

Wulandeka & Sulistyawati. (2024), Penerapan Kompres Hangat Untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post ROI Radius Dextra. Vol.2. Bibliogrhaphy : (2014-2023)

Yuniarti dkk, (2023), Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA) e-ISSN : 2963-9042

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

[1]
Firmansyah and L. . Anggraeni, “PENGGUNAAN KOMPRES AIR HANGAT UNTUK MENGATASI NYERI AKUT PADA TN "J" DENGAN FRAKTUR HUMERUS PASCA OPERASI”, IJOHM, vol. 6, no. 1, pp. 1–8, Jan. 2026.

Issue

Section

Articles