FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Keywords:
anemia; ibu hamil; faktor risiko; determinan; systematic literature reviewAbstract
Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi maternal dan neonatal. Kejadian anemia selama kehamilan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang kompleks dan saling berkaitan sehingga diperlukan sintesis bukti ilmiah untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Scopus menggunakan kombinasi kata kunci yang berkaitan dengan anemia, ibu hamil, faktor risiko, determinan, dan faktor terkait. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis menggunakan metode sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejadian anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi karakteristik maternal seperti usia, paritas, dan jarak kehamilan; status gizi dan pola konsumsi; kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah; tingkat pendidikan dan pengetahuan; kondisi sosial ekonomi; penyakit atau kondisi kesehatan; serta akses dan pemanfaatan pelayanan antenatal. Faktor-faktor tersebut saling berinteraksi dalam meningkatkan risiko terjadinya anemia selama kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan multidimensional yang membutuhkan pendekatan pencegahan dan penanganan secara komprehensif. Peningkatan edukasi kesehatan dan gizi, optimalisasi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, deteksi dini faktor risiko, serta peningkatan akses dan kualitas pelayanan antenatal diperlukan untuk menurunkan kejadian anemia dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi.
References
Chaparro, C. M., & Suchdev, P. S. (2019). Anemia epidemiology, pathophysiology, and etiology in low- and middle-income countries. Annals of the New York Academy of Sciences, 1450(1), 15–31.
Jung, J., Rahman, M. M., Rahman, M. S., Swe, K. T., Islam, M. R., Rahman, M. O., & Akter, S. (2019). Effects of hemoglobin levels during pregnancy on adverse maternal and infant outcomes: A systematic review and meta-analysis. Annals of the New York Academy of Sciences, 1450(1), 69–82.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Means, R. T. (2020). Iron deficiency and iron deficiency anemia: Implications and impact in pregnancy, fetal development, and early childhood parameters. Nutrients, 12(2), 447.
Rahman, M. M., Abe, S. K., Rahman, M. S., Kanda, M., Narita, S., Bilano, V., Ota, E., Gilmour, S., & Shibuya, K. (2016). Maternal anemia and risk of adverse birth and health outcomes in low- and middle-income countries: Systematic review and meta-analysis. The American Journal of Clinical Nutrition, 103(2), 495–504.
Stevens, G. A., Paciorek, C. J., Flores-Urrutia, M. C., Borghi, E., Namaste, S., Wirth, J. P., Suchdev, P. S., Ezzati, M., & Rohner, F. (2022). National, regional, and global estimates of anaemia by severity in women and children for 2000–19: A pooled analysis of population-representative data. The Lancet Global Health, 10(5), e627–e639.
Sunuwar, D. R., Singh, D. R., Chaudhary, N. K., Pradhan, P. M. S., Rai, P., & Tiwari, K. (2020). Prevalence and factors associated with anemia among women of reproductive age in seven South and Southeast Asian countries: Evidence from nationally representative surveys. PLOS ONE, 15(8), e0236449.
World Health Organization. (2020). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience: Nutritional interventions update: Multiple micronutrient supplements during pregnancy. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Anaemia. Geneva: World Health Organization.



mini.png)


