PERBEDAAN PENGETAHUAN KARIES GIGI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS IV,V,VI ( Study di SDN Ledok Kulon 3 Bojonegoro)

Authors

  • Nada Kusumadani Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Ida Chairanna Mahirawatie Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Siti Fitria Ulfah Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Keywords:

Pengetahuan, Karies Gigi, Media Animasi, Siswa.

Abstract

Tingginya prevalensi karies gigi siswa SDN Ledok Kulon 3 Bojonegoro menunjukkan indeks DMF-T tinggi yaitu sebesar 6,5. Menurut WHO dalam Gayatri (2017), indeks DMF-T tinggi adalah pada rentang 4,5-6,5. Karies gigi membawa dampak buruk yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak.  Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut demi meningkatkan kesehatan oral yang optimal, salah satunya dengan melakukan promotif. Tujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan tentang tingginya karies gigi dengan menggunakan media video animasi pada siswa kelas IV,V,VI SDN Ledok Kulon III Bojonegoro tahun 2022.  Pengumpulan data yang digunakan adalah pretest – postest. Jenis penelitian ini yaitu true eksperimen dengan jumlah sasarannya 30 siswa, teknik analisi data dengan menggunakan Mc Nemar. Hasil penelitian ada perbedaan pengetahuan siswa tentang karies gigi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol setelah diberi intervensi menggunakan video animasi dengan P Value 0,000 , P < 0,05. Kesimpulan Terdapat perbedaan yang antara video animasi dengan pengetahuan siswa SDN Ledok Kulon III Bojonegoro.

References

Adinimas, G. E., Mahirawatie, I. C., & Edi, I. S. (2021). Peran Ibu dalam Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di Raudhatul Athfal Perwanida Cangakan Ngawi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 2(2), 254-263.

Anggraeni, I. N. R. (2018). Perilaku Masyarakat dalam Pengelolaan Kesehatan Lingkungan di Desa Segiguk.

Arista, B. E., Hadi, S., & Soesilaningtyas, S. (2021). Systematic Literature Review: Penggunaan Media Yang Efektif dalam Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 2(2), 208-215.

Gayatri, R. W. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku pemeliharaan Kesehatan Gigi anak SDN Kauman 2 Malang . JHE (Journal of Health Education), 2(2), 194-203.

Hikmah, D. N., & Purnamasari, I. (2017). Pengembangan Video Animasi" Bang Dasi" Berbasis Aplikasi Camtasia Pada Materi Bangun Datar Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2).

Kurniawan, A. (2020). Faktor-faktor Penyebab Karies Pada Anak Kelas IV,V,VI di di SD Negeri 4 Natar Lampung (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang)

Kurniawan, D. C., Kuswandi, D., & Husna, A. (2018). Pengembangan media video pembelajaran pada mata pelajaran IPA tentang sifat dan perubahan wujud benda kelas IV SDN Merjosari 5 Malang. JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran, 4(2), 119-125.

Mamengko, W., Kawengian, S., & Siagian, K. V. (2016, Januari-Juni). Gambaran Konsumsi Jajanan dan Status Karies pada Anak Usia 3-5 tahun di Kelurahan Rinegetan Kecamatan Tondano Barat. 4.

Majid, Y. A., Carera, A. M., & Trilia. (2020). Media Komik Edukasi Dan Video Animasi Sebagai Media Promosi Kesehatan Tentang Karies Gigi Pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 5(1), 13–20. https://doi.org/10.36729/jam.v5i1.306

Mukhbitin, F. (2018). Gambaran kejadian karies gigi pada siswa kelas 3 MI Al-Mutmainnah. Jurnal Promkes, 6(2), 155-166.

Notoatmodjo, S. 2018. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugraheni, H., Sadimin, S., & Sukini, S. (2019). Determinan Perilaku Pencegahan Karies Gigi Siswa Sekolah Dasar di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Gigi, 6(1), 26-34.

Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis edisi 5. Jakarta: Salemba Medika, hal 78-225

Pay, M. N., Widiati, S., & Sriyono, N. W. (2016). Identifikasi Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Anak Dalam Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut: Studi Pada Pusat Pengembangan Anak Agape Sikumana Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, 2(1), 180103.

PDGI. (2019). Rencana Aksi Nasional

Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. In Laporan Nasional Riskesdas 2018 (Vol. 53, Issue 9, pp. 154–165). http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf

Sari, P. (2019). Analisis terhadap kerucut pengalaman Edgar Dale dan keragaman gaya belajar untuk memilih media yang tepat dalam pembelajaran. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(1), 42-57.

Septianti, N., & Afiani, R. (2020). Pentingnya Memahami Karakteristik Siswa Sekolah Dasar Di SDN Cikokol 2. As-sabiqun,2(1), 7-17.

Sitanaya, R. I. (2019). Efektivitas Flip Chart Dan Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SD Negeri Katangka tentang Karies gigi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 8(2), 63-68.

Sustiyono, A. (2021). Perbedaan Efektifitas Metode Ceramah dan Media Video dalam Meningkatkan Pengetahuan Pembelajaran Praktikum Keperawatan. Faletehan Health Journal, 8(02), 71-76.

Sutomo, S. Y., Usman, A., Yulandasari, V., & Wikandari, D. (2020). Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Perawatan Gigi Pada Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) Di Dusun Paok Odang Desa Sisik Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 8(1), 47-53.

Tarigan, R. (2017). Karies Gigi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Zulfikri, Z., & Huda, Z. I. (2017). Hubungan Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Indeks Karies Gigi pada Murid SDN 03 Pakan Kurai Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Jurnal Kesehatan Gigi, 4(1), 55-62.

Downloads

Published

2022-06-13

How to Cite

[1]
N. . Kusumadani, I. C. . Mahirawatie, and S. . Fitria Ulfah, “PERBEDAAN PENGETAHUAN KARIES GIGI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS IV,V,VI ( Study di SDN Ledok Kulon 3 Bojonegoro)”, IJOHM, vol. 2, no. 3, pp. 304–311, Jun. 2022.

Most read articles by the same author(s)