PENGETAHUAN TENTANG PENAMBALAN GIGI SISWA KELAS V SDN BRINGINBENDO 1 KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2021

Authors

  • Dwi Ayu Fika Imasari Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Sunomo Hadi Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Silvia Prasetyowati Poltekkes Kemenkes Surabaya

Keywords:

penambalan gigi, pengetahuan, siswa kelas 5

Abstract

Penambalan gigi merupakan suatu tindakan perawatan dengan meletakkan bahan tambalan pada karies gigi yang sudah dibersihkan melalui pengeboran untuk mengembalikan fungsi gigi seperti semula. Diketahui bahwa angka penambalan gigi (PTI) siswa kelas V SDN Bringinbendo 1 Surabaya adalah 3,1 dengan kategori rendah. Maka, masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya angka persentase penambalan gigi (performance treatment index) pada siswa kelas V SDN Bringinbendo 1. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang penambalan gigi siswa kelas V SDN Bringinbendo 1 Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021. Metode penelitian: jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Jumlah sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Bringinbendo 1 yang berjumlah 72 siswa. Pengumpulan data diperoleh melalui pengisian lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan merekap hasil jawaban responden kemudian mengelompokkan jawaban responden sesuai dengan tujuan khusus. Jumlah seluruh jawaban benar yang diperoleh dari responden dihitung rata-ratanya (mean) kemudian dipersentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang penambalan gigi siswa kelas V SDN Bringinbendo 1 Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021 termasuk dalam kategori cukup.

References

Anang, & Robibi, H. I. (2021). Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Kesehatan Gigi Dan Mulut. Ji-Kes: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 55–59.

Anggow, O. R., Mintjelungan, C. N., & Anindita, P. S. (2017). Hubungan pengetahan kesehatan gigi dan mulut dengan status karies pada pemulung di tempat pembuangan akhir Sumompo Manado. E-GIGI, 5(1). https://doi.org/10.35790/eg.5.1.2017.14783

Anwar, S. (2013). Sikap Manusia : Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Efendi Rahayu, Ameliawati, & Indriati, G. (2018). Hubungan Antara Cara Menggosok Gigi Terhadap Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Online Mahasiswa, 1–9.

Faot, M. I. (2019). Hubungan Pengetahuan Tentang Karies Gigi Dengan Motivasi Untuk Melakukan Penumpatan Karies Gigi (Pada Pasien di Poli Gigi Puskesmas Kota Soe).

Ghofur, A. (2012). Buku Pintar Kesehatan Gigi dan Mulut. Yogyakarta: Mitra Buku.

Jumriani. (2018). Hubungan Frekuensi Menyikat Gigi Dengan Tingkat Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Siswa SD INPRES BTN IKIP I Kota Makassar. Media Kesehatan Gigi, 17(2), 46–55.

Kemenkes RI. (2012). Pedoman Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS). http://pdgi.or.id/wp-content/uploads/2015/04/UKGS.pdf

Keumala, C. R. (2020). Hubungan motivasi masyarakat dengan penambalan gigi didesa lamkunyet kecamatan darul kamal kabupaten aceh besar. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 5(2), 1–6.

Machmud, E., & Jubhari, E. H. (2018). Desain senyum pada veneer labial porselen. Makassar Dent J, 7(3), 167–171.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan teori dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Me.

Putri, I. N., Hidayati, S., & Soesilaningtyas. (2020). Gambaran Pengetahuan Tentang Penambalan Gigi Siswa Kelas 5 Mi Al Fahmi di Surabaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG), 2(1).

Rahtyanti, G. C. S., Hadnyanawati, H., & Wulandari, E. (2018). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Karies Gigi pada Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember Tahun Akademik 2016/2017. Pustaka Kesehatan, 6(1).

Ramadhan, A. G. (2010). Serba Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Bukune.

Riskesdas. (2018). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. In Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (p. 198). http://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf

Warni, L. (2009). Hubungan Perilaku Murid Sd Kelas V dan VI Pada Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Status Karies Gigi di Wilayah Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang. Universitas Sumatera Utara.

Widiadnyani, N. K. E. (2019). Perawatan saluran akar satu kali kunjungan pada gigi dengan karies servikal dilanjutkan dengan restorasi komposit dan pasak fiber. Bali Dental Journal, 3(2), 85–91. http://jkg-udayana.org

Yani, F. I., Widyastuti, T., Nurjanah, N., & C, D. R. (2020). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Terhadap Pencapaian Performance Treatment Index Pada Siswa 5 SD. Jurnal Terapi Gigi Dan Mulut, 2(1), 54–59.

Yasmin, U., & Soewondo, W. (2018). Perawatan awal hipodonsia insisif lateral dan kaninus maksila : laporan kasus. Journal of Indonesian Dental Association, 1(2), 131–135.

Zehnder, M. (2006). Root Canal Irrigants. Journal of Endodontics, 32(5), 389–398. https://doi.org/10.1016/j.joen.2005.09.014

Downloads

Published

2022-10-13

How to Cite

[1]
D. A. Fika Imasari, S. . Hadi, and S. . Prasetyowati, “PENGETAHUAN TENTANG PENAMBALAN GIGI SISWA KELAS V SDN BRINGINBENDO 1 KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2021”, IJOHM, vol. 2, no. 4, pp. 487–497, Oct. 2022.

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>